Lowongan Kerja CPNS - Badan Meteorologi,Klimatologi & Geofisika Membuka 68 Formasi - September 2017

Lowongan Kerja CPNS - Badan Meteorologi,Klimatologi & Geofisika Membuka 68 Formasi - September 2017
PNS BMKG
Lowongankerjasolo.com, Informasi Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Tahun Anggaran 2017. Untuk download file pengumuman pdf klik disini



Sejarah
Sejarah pengawasan meteorologi serta geofisika di Indonesia dimulai pada tahun 1841 diawali dengan pengawasan yang diperbuat dengan cara perorangan oleh Dr. Onnen, Kepala Rumah Sakit di Bogor. Tahun demi tahun kegiatannya berkembang sesuai dengan terus diperlukannya data hasil pengawasan cuaca serta geofisika.

Pada tahun 1866, kegiatan pengawasan perorangan tersebut oleh Pemerintah Hindia Belanda diresmikan menjadi instansi pemerintah dengan nama Magnetisch en Meteorologisch Observatorium alias Observatorium Magnetik serta Meteorologi dipimpin oleh Dr. Bergsma.

Pada tahun 1879 dibuat jaringan penakar hujan setidak sedikit 74 stasiun pengawasan di Jawa. Pada tahun 1902 pengawasan medan magnet bumi dipindahkan dari Jakarta ke Bogor. Pengawasan gempa bumi dimulai pada tahun 1908 dengan pemasangan komponen horisontal seismograf Wiechert di Jakarta, sedangkan pemasangan komponen vertikal dilaksanakan pada tahun 1928.

Pada tahun 1912 diperbuat reorganisasi pengawasan meteorologi dengan meningkatkan jaringan sekunder. Sedangkan jasa meteorologi mulai dipakai untuk penerangan pada tahun 1930.

Pada masa pendudukan Jepang antara tahun 1942 hingga dengan 1945, nama instansi meteorologi serta geofisika diganti menjadi Kisho Kauso Kusho.

Seusai proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, instansi tersebut dipecah menjadi dua: Di Yogyakarta dibentuk Biro Meteorologi yang berada di lingkungan Markas Paling atas Tentara Rakyat Indonesia khusus untuk melayani kepentingan Angkatan Udara. Di Jakarta dibentuk Jawatan Meteorologi serta Geofisika, dibawah Kementerian Pekerjaan Umum serta Tenaga.

Pada tanggal 21 Juli 1947 Jawatan Meteorologi serta Geofisika diambil alih oleh Pemerintah Belanda serta namanya diganti menjadi Meteorologisch en Geofisiche Dienst. Sementara itu, ada juga Jawatan Meteorologi serta Geofisika yang dipertahankan oleh Pemerintah Republik Indonesia, kedudukan instansi tersebut di Jl. Gondangdia, Jakarta.

Pada tahun 1949, seusai penyerahan kedaulatan negara Republik Indonesia dari Belanda, Meteorologisch en Geofisiche Dienst diubah menjadi Jawatan Meteorologi serta Geofisika dibawah Departemen Perhubungan serta Pekerjaan Umum. Selanjutnya, pada tahun 1950 Indonesia dengan cara resmi masuk sebagai anak buah Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization alias WMO) serta Kepala Jawatan Meteorologi serta Geofisika menjadi Permanent Representative of Indonesia with WMO.

Pada tahun 1955 Jawatan Meteorologi serta Geofisika diubah namanya menjadi Lembaga Meteorologi serta Geofisika di bawah Departemen Perhubungan, serta pada tahun 1960 namanya dikembalikan menjadi Jawatan Meteorologi serta Geofisika di bawah Departemen Perhubungan Udara.

Pada tahun 1965, namanya diubah menjadi Direktorat Meteorologi serta Geofisika, kedudukannya masih di bawah Departemen Perhubungan Udara.Pada tahun 1972, Direktorat Meteorologi serta Geofisika diganti namanya menjadi Pusat Meteorologi serta Geofisika, sebuahinstansi setingkat eselon II di bawah Departemen Perhubungan, serta pada tahun 1980 statusnya dinaikkan menjadi sebuahinstansi setingkat eselon I dengan nama Badan Meteorologi serta Geofisika, dengan kedudukan masih berada di bawah Departemen Perhubungan.Pada tahun 2002, dengan keputusan Presiden RI Nomor 46 serta 48 tahun 2002, struktur organisasinya diubah menjadi Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) dengan nama masih Badan Meteorologi serta Geofisika.

Terbaru, melewati Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2008, Badan Meteorologi serta Geofisika berganti nama menjadi Badan Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika (BMKG) dengan status masih sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen.Pada tanggal 1 Oktober 2009 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2009 mengenai Meteorologi, Klimatologi serta Geofisika disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. (unduh Penjelasan UU RI Nomor 31 Tahun 2009).

Note/Warning/Hati - hati : Informasi Lowongan Kerja CPNS - Badan Meteorologi,Klimatologi & Geofisika Membuka 68 Formasi - September 2017 sesegera mungkin dibutuhkan untuk posisi loker diatas, jadi diharapkan agar lamaran Anda dikirim secepatnya dan segera mungkin. Hanya untuk pelamar yang melengkapi persyaratan dan kriteria yang akan ditindaklanjuti. Kepada para pelamar kerja dan pembaca www.lowongankerjasolo.com diharapkan berhati – hati adanya rekrutment yang meminta sejumlah uang atau memungut sejumlah biaya atau hal lain yang dapat merugikan oleh perusahaan tidak bertanggung jawab
Ikuti kami untuk mendapatkan udate informasi loker terbaru melalui app social media di hp android kamu :
Instagram: https://instagram.com/infolokerja
Twitter: https://twitter.com/lokersolonew
Google Plus: https://plus.google.com/106126346823763242363
Fans Page: https://web.facebook.com/lowongandisoloraya/
Join Groub Facebook: https://goo.gl/ZDSah1
App Loker Android: https://goo.gl/KR6FOD


Download App loker android lowongankerjasolo.com untuk mendapatkan update info lowongan kerja klik disini

Subscribe to receive free email updates: